Tuesday, March 15, 2016

Tingkatan Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini atau premature ejaculation adalah ejakulasi cepat yang dialamim oleh pria ketika melakukan kegiatan seksual. Ejakulasi dini menjadi masalah seksual paling umum pada pria selain impotensi. Dan impotensi sangat berkaitan dengan ejakulasi dini. Banyak pria yang gagal mencapai ereksi juga mengalami ejakulasi dini. Ejakulasi dini yang jarang terjadi mungkin tidak menjadi masalah. Namun jika ejakulasi dini dialami 50% atau lebih dari hubungan seksual, maka kondisi tersebut harus diobati.

Kebanyakan profesional yang mengobati ejakulasi dini mendefinisikan kondisi ini sebagai terjadinya ejakulasi lebih awal dari keinginan kedua pasangan. Jadi, persepsi ejakulasi dini pada setiap individu berbeda. Definisi yang berarti luas ini menghilangkan asumsi bahwa ejakulasi dini harus ditentukan dengan waktu tertentu. Misalnya, pria mencapai klimaks dan ejakulasi setelah 5 menit dan wanita orgasme juga dalam waktu lima menit, selama kedua pasangan puas, maka pria tidak dikatakan ejakulasi dini. Disisi lain, Meskipun pria bisa menahan ejakulasinya hingga 20 menit, namun pasangannya baru bisa orgasme setelah 35 menit, maka pria tersebut dapat dikatakan mengalami ejakulasi dini.

Pendapat tentang ejakulasi tersebut masih menjadi kontroversi, banyak juga ahli yang menentang definisi ejakulasi dini seperti itu. Namun yang jelas, ejakulasi dapat dikatakan “dini” jika rata-rata keluar kurang dari lima menit.

Secara umum ejakulasi dini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

Lifelong premature ejaculation yang artinya ejakulasi seumur hidup, ejakulasi dini yang selalu dialami pria sejak masa pubertas hingga dewasa. Ejakulasi dini seumur hidup biasanya berkaitan dengan kondisi medis tertentu.

Acquired premature ejaculation adalah ejakuasi dini pada pria yang sebelumnya bisa mengontrol ejakulasinya dan kemudian mengalami ejakulasi dini karena masalah tertentu. Ejakulasi dini jenis ini biasanya tidak berkaitan dengan kondisi medis, namun cenderung lebih disebabkan oleh obat psikotropika dan narkoba.

Kriteria Diagnostik (DSM-5)

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-5), mengklasifikasikan ejakulasi dini adalah masalah seksual yang dialami pria dengan gangguan disfungsi seksual yang biasanya ditandai dengan ketidakmampuan klinis yang signifikan untuk merespon seksual atau untuk mengalami kenikmatan seksual.

Fungsi seksual melibatkan interaksi yang kompleks antara faktor-faktor biologis, sosial budaya, dan psikologis. Kompleksitas interaksi ini membuat sulit untuk memastikan etiologi klinis disfungsi seksual. Sebelum diagnosis disfungsi seksual dibuat, masalah yang dijelaskan oleh gangguan mental non-seksual atau stres lainnya harus terlebih dahulu dibenahi. Dengan demikian, di samping kriteria ejakulasi dini, hal-hal berikut ini juga harus dipertimbangkan

  • Faktor Pasangan. Misalnya, masalah seksual yang dialami pasangan, atau juga masalah kesehatan lain.
  • Faktor hubungan. Misalnya, masalah komunikasi dan tingkat yang berbeda dari gairah seksual untuk aktivitas seksual. Satu contoh, pria yang mudah terangsang sementara wanita membutuhkan stimulasi lebih untuk bergairah.
  • Faktor trauma individu. Misalnya, riwayat pelecehan seksual atau emosional, kondisi kejiwaan yang ada seperti depresi, atau stres seperti kehilangan pekerjaan.
  • Faktor budaya atau agama. Misalnya, hambatan atau sikap bertentangan tentang seksualitas.
  • Faktor medis. Misalnya, kondisi medis yang ada atau efek obat.

Kriteria spesifik dari DSM-5 tentang ejakulasi dini adalah sebagai berikut:

  • Hampir setiap kali berhubungan seksual atau 75%-100% aktivitas seksual mengalami ejakulasi dalam waktu 1 menit penetrasi penis-vagina dan sebelum individu menginginkan itu.
  • Gejala di atas telah berlangsung selama minimal 6 bulan.
  • Gejala-gejala di atas menyebabkan penderitaan yang signifikan bagi individu.
  • Ada gangguan nonseksual yang mempengaruhi mental, kondisi medis, efek dari obat atau obat, atau hubungan distress berat atau stres penting lainnya.

Tingkat keparahan ejakulasi dini dapat ditentukan sebagai berikut:

  • Ringan. terjadi dalam waktu kurang lebih 5 menit penetrasi vagina.
  • Sedang, terjadi dalam waktu kurang lebih 1-3 menit penetrasi vagina.
  • Parah, terjadi sebelum aktivitas seksual, pada awal aktivitas seksual, atau dalam waktu kurang dari satu menit penetrasi vagina.

Durasi disfungsi ditentukan sebagai berikut:

Lifelong (seumur hidup). Ejakulasi dini yang dialami sejak pengalaman seksual pertama
Acquired. Berkembang setelah periode fungsi seksual relatif normal
Selain itu, konteks di mana terjadi disfungsi seksual ditentukan sebagai berikut:

Generalized, tidak terbatas pada beberapa jenis stimulasi atau rangsangan, situasi, atau pasangan.

Situasional, terbatas pada jenis tertentu stimulasi atau rangsangan, situasi, atau pasangan.

Mengingat ejakulasi dini memiliki level atau tingkatan berbeda, Anda juga harus memilih pengobatan yang sesuai dengan tingkat ejakulasi dini yang Anda alami.

Berikut adalah obat kuat herbal yang mengobati ejakulasi dini sesuai tingkatannya

  • Magic Oil, obat kuat oles herbal untuk menjaga agar ereksi lebih kuat, dan aman dikonsumsi secara reguler
  • Durevel, obat kuat oles herbal untuk mengatasi ejakulasi dini dengan cepat, dengan efek sedikit kebas atau mati rasa, dan sebaiknya digunakan seperlunya saja.

Monday, March 14, 2016

Gejala dan Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini (Premauture Ejaculation) adalah disfungsi seksual yang paling umum dialami pria. Ejakulasi dini mempengaruhi 25% sampai 40% dari pria di di dunia ini. Ada dua variabel yang menentukan bahwa pria memiliki ejakulasi dini, yaitu berapa lama waktu yang dibutuhkan pria untuk ejakulasi dan berapa lama kedua pasangan menginginkan hubungan seks untuk berakhir. Berdasarkan kedua variabel tersebut para peneliti telah mulai membentuk definisi kuantitatif ejakulasi dini.

Kadang yang menjadi masalah adalah ejakulasi dini terjadi karena stimulasi yang terlalu lama untuk mencapai ereksi. Ejakulasi dini lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda dan biasanya akan hilang dengan meningkatnya pengalaman seksual. Kecemasan merupakan penyebab utama ejakulasi dini. Terapi psikologis dan obat dengan sertraline dipercaya dapat efektif. Namun banyak yang melaporkan, tingkat keberhasilan sertraline untuk ejakulasi dini sangat bertentangan, banyak yang tidak merasakannya.

Para peneliti mendefinisikan ejakulasi dini menggunakan stopwatch. Berdasarkan penelitian tersebut dilaporkan bahwa ejakulasi rata-rata pria usia 18-30 tahun memiliki ejakulasi normal saat berhubungan intravaginal dalam enam setengah menit.

Apa Saja Gejala Ejakulasi Dini?

Gejala adalah sesuatu yang dapat dirasakan dan dijelaskan oleh indra pasien, sedangkan tanda adalah sesuatu yang orang lain dapat melihatnya. Ejakulasi dini adalah keluarnya air mani dari penis, biasanya disertai dengan orgasme terjadi lebih cepat dari yang diinginkan selama aktivitas seksual. Ejakulasi dini ditandai dengan kurangnya kontrol atas ejakulasi yang mengganggu kinerja seksual yang optimal. Ejakulasi dini biasanya terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi selama hubungan seksual.

Apa Penyebab Ejakulasi Dini?

Faktor psikologis biasanya berkontribusi terhadap ejakulasi dini. Ejakulasi dini dapat disebabkan oleh:

  • Depresi, stres atau masalah psikologis lain
  • Kekhawatiran tentang kinerja seksual
  • Riwayat represi seksual
  • Kurangnya keseluruhan kepercayaan terhadap pasangan
  • Dinamika interpersonal yang sangat berkontribusi terhadap fungsi seksual
  • Kurangnya komunikasi antara pasangan, melukai perasaan, atau konflik yang belum diselesaikan yang dapat mengganggu kemampuan untuk mencapai keintiman emosional.
  • Ejakulasi dini juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, antara lain:
  • Gangguan tiroid
  • Infeksi prostat atau uretra
  • Sistem refleks aktivitas ejakulasi yang abnormal
  • Kerusakan sistem saraf dari operasi
  • Trauma yang menyangkut kehidupan seksual
  • Hormon yang abnormal
  • Kadar kimia tertentu dari otak yang abnormal

Ejakulasi dini karena neurologis juga dapat menyebabkan bentuk lain dari disfungsi seksual, atau mengintensifkan masalah yang ada. Dalam konteks yang kurang patologis, ejakulasi dini juga bisa disebabkan hanya karena gairah seksual yang ekstrim atau berlebihan.

Sunday, March 13, 2016

Pengobatan Ejakulasi Dini

Pengobatan ejakulasi dini dibagi menjadi empat, yaitu penanganan secara mandiri, penanganan dengan anestesi topikal, dengan obat-obatan yang diminum, serta terapi pasangan yang melibatkan konseling serta teknik memperlambat ejakulasi.

Penanganan mandiri
Penanganan mandiri merupakan cara yang bisa Anda lakukan sendiri sebelum pergi ke dokter. Dengan melakukan beberapa teknik relaksasi atau teknik untuk mengalihkan perhatian, ejakulasi dini bisa ditangani.

Cobalah untuk melakukan posisi seksual dengan wanita di atas ketika berhubungan seks. Tujuannya adalah agar pasangan Anda dapat dengan mudah menarik diri ketika Anda mulai mendekati ejakulasi. Setelah rasa ingin ejakulasi telah hilang, Anda bisa kembali melanjutkan penetrasi.

Untuk menahan refleks ejakulasi, Anda bisa melakukannya dengan cara mengambil napas dalam-dalam dan beristirahat sebentar. Sambil beristirahat Anda dapat mengalihkan pikiran ke hal-hal lain agar keinginan untuk ejakulasi menurun.

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan masturbasi satu atau dua jam sebelum berhubungan seks. Jika penis Anda sangat sensitif, penggunaan kondom tebal juga dapat membantu menurunkan sensasi.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba untuk mengurangi atau menghilangkan kebiasaan merokok dan konsumsi minuman keras. Langkah-langkah ini bisa meningkatkan kendali Anda dalam berejakulasi.

Teknik pengendalian ejakulasi
Ada dua teknik yang paling populer dalam metode ini, yakni ‘teknik meremas’ dan ‘teknik berhenti-mulai’.

Dalam teknik meremas, pasangan wanita Anda akan coba memberikan Anda masturbasi. Ketika Anda mulai merasa akan ejakulasi, berilah sinyal pada pasangan Anda untuk berhenti dan langsung meremas kepala penis selama sepuluh hingga tiga puluh detik. Setelah penis dilepaskan, tunggulah selama setengah menit sebelum mengulangi proses yang sama. Lakukanlah metode ini secara berulang-ulang sebelum ejakulasi benar-benar dibiarkan terjadi.

Yang kedua adalah teknik berhenti-mulai. Teknik ini dilakukan selama masa penetrasi. Ketika Anda merasa akan ejakulasi, tariklah penis Anda keluar dari pasangan Anda, lalu mulai ambil napas dalam-dalam. Setelah keinginan untuk ejakulasi hilang, lanjutkan lagi penetrasi. Lakukanlah teknik ini secara berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan Anda dan pasangan.

Keefektifan teknik-teknik ini akan meningkat seiring dengan frekuensi latihan Anda dan pasangan Anda.

Penanganan ejakulasi dini dengan obat anestesi topikal
Anestesi topikal mengandung zat yang dapat membuat bagian tubuh menjadi kebas dan mati rasa. Anestesi topikal dipakai sesaat sebelum melakukan hubungan seks. Efek kebas obat ini dapat mengurangi sensasi sehingga menunda ejakulasi.

Meski efektif, penanganan dengan cara ini juga memiliki efek samping. Beberapa pria mengaku kurang menikmati hubungan seksual akibat kepekaan penis mereka yang berkurang. Tidak hanya pria, pasangan wanitanya juga bisa mengalami hal yang sama. Ini dikarenakan zat anestesi ikut terserap oleh vagina. Dalam kasus yang jarang terjadi, anestesi topikal dapat menyebabkan pemakainya mengalami alergi.

Penanganan ejakulasi dini dengan obat-obatan
Salah satu obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat ini sebenarnya merupakan antidepresan atau obat pereda depresi. Akan tetapi SSRI ternyata juga memiliki efek yang dapat menunda ejakulasi dan banyak diresepkan oleh dokter.

Beberapa penderita mengaku merasakan efek obat ini setelah penggunaan selama 7-14 hari. Jenis SSRI yang umum digunakan dalam menangani ejakulasi dini adalah fluoxetine, sertaline, dan paroxetine.

Efek samping seperti rasa lelah dan mual yang mungkin muncul akibat SSRI tergolong ringan dan biasanya tubuh akan menyesuaikan diri setelah beberapa minggu.

Bagaimana jika SSRI tidak efektif dalam mengobati ejakulasi dini? Sebagai alternatfinya dokter bisa meresepkan analgesik, seperti tramadol. Obat ini sebenarnya merupakan obat pereda nyeri tapi sama seperti SSRI, analgesik juga dapat menunda ejakulasi. Efek samping penggunaan analgesik bisa berupa sakit kepala, pusing, dan mual.

Konseling
Selama konseling, pasangan akan didorong untuk menceritakan segala masalah yang mungkin memengaruhi hubungan mereka dan menemukan solusinya bersama-sama dengan bantuan seorang tenaga ahli (biasanya psikolog). Sesi ini juga dapat membantu pasangan mengurangi kecemasan dan mengatasi stres. Biasanya efek konseling akan terlihat lebih nyata jika didukung dengan pemberian obat.

Saturday, March 12, 2016

Diagnosis Ejakulasi Dini

Sebelum memberikan pengobatan, tentunya dokter akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dan kesehatan pasien terlebih dahulu secara keseluruhan. Beberapa hal yang mungkin ditanyakan dokter adalah mengenai:


  • Kondisi kesehatan, misalnya apakah pasien memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, atau diabetes.
  • Obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Riwayat kesehatan keluarga sebagai kemungkinan adanya kondisi turunan.
  • Cedera yang mungkin pernah dialami pasien pada area panggul atau operasi yang mungkin pernah dia jalani di area tersebut.
  • Kesehatan jiwa dan pikiran.
  • Aspek-aspek dalam gaya hidup, seperti jenis makanan apa yang dikonsumsi dan berapa banyak alkohol yang diminum pasien tiap hari.


Penting bagi pasien untuk menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan dokter secara jujur agar pasien bisa menerima pengobatan yang efektif.

Selain bertanya mengenai riwayat kesehatan dan gaya hidup, dokter juga mungkin akan melakukan tes urin untuk memastikan tidak adanya infeksi. Jika pasien mengalami ejakulasi dini, kesulitan memertahankan ereksi, atau bahkan sulit untuk ereksi, tes darah juga akan disarankan untuk memeriksa kadar hormon testosteronnya.

Jika dokter mencurigai kemungkinan cedera atau infeksi pada area panggul sebagai penyebab ejakulasi dini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik.

Bagi manula yang sudah berusia di atas 50 tahun, pemeriksaan dubur dilakukan untuk memeriksa kelenjar prostat. Selain itu tekanan darah dan detak jantung akan diukur juga.

Friday, March 11, 2016

Penyebab Ejakulasi Dini

Penyebab ejakulasi dini ada 2 macam yaitu penyebab sekunder dan penyebab primer, adapun jabarannya sbb :

Penyebab ejakulasi dini sekunder
Ejakulasi dini sekunder merupakan jenis ejakulasi dini yang paling umum dan dialami oleh pria yang sebelumnya mampu berejakulasi dengan normal. Kondisi ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu dari segi psikologis dan fisik.

Beberapa hal yang termasuk ke dalam faktor psikologis adalah stres, depresi, rasa cemas atau bersalah dan konflik dalam hubungan yang belum terselesaikan.

Yang dimaksud faktor fisik di sini adalah masalah kesehatan yang mendasari, misalnya penyakit prostat, masalah pada kelenjar tiroid, tekanan darah tinggi, ketidakseimbangan hormon seksual, diabetes, serta gaya hidup seperti penggunaan narkoba atau konsumsi alkohol yang berlebihan.

Penyebab ejakulasi dini primer
Seorang pria disebut mengalami ejakulasi dini primer jika dirinya terlalu cepat mengalami ejakulasi sejak pertama dan setiap kali berhubungan intim. Pada kondisi ini, biasanya pria tersebut tidak memiliki kemampuan untuk menahan ejakulasi dalam durasi waktu yang diharapkannya. Keadaan tersebut bisa menyebabkan si pria merasa malu, frustrasi, dan menghindari keintiman seksual, sehingga bukan mustahil jika nantinya hal-hal itu bisa merusak hubungan berpasangan.

Beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab ejakulasi dini primer adalah:


  • Pengalaman seksual yang membuat trauma. Ejakulasi dini primer pada seseorang kadang-kadang bisa disebabkan oleh trauma pengalaman seksual yang pernah dialaminya, seperti pelecehan seksual saat kecil atau remaja, atau bahkan trauma akibat tertangkap melakukan onani.
  • Kebiasaan masturbasi atauonani dengan cepat. Banyak dokter percaya bahwa kebiasaan ini dapat memengaruhi perilaku seksual seorang remaja di masa depannya. Sengaja membuat ejakulasi secepat mungkin karena takut tertangkap oleh orang lain saat onani atau masturbasi bisa melatih tubuh untuk berejakulasi secara dini.
  • Faktor biologis. Ada studi yang mengemukakan bahwa faktor biologis bisa menyebabkan ejakulasi dini primer. Contohnya adalah perubahan kepekaan pada saraf penis sehingga menjadi terlalu sensitif. Karena penisnya sangat sensitif, pria tersebut menjadi lebih mudah mengalami ejakulasi saat terkena rangsangan sekecil apa pun.
  • Pengasuhan dan latar belakang. Perasaan bersalah dan cemas dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang. Ajaran sejak dini yang sangat ketat, terutama ajaran yang membatasi aktivitas seksual (bahwa aktivitas ini tabu dan baru boleh dilakukan jika seseorang telah menikah), bisa membuat seorang pria kelak merasa tidak rileks saat berhubungan seks dengan pasangannya. Bukan tidak mungkin ajaran yang ketat tersebut juga membentuk pemikiran bahwa seks adalah perbuatan dosa.

Thursday, March 10, 2016

Cara Menyembuhkan Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan keadaan dimana seorang pria dianggap terlalu cepat mengalami ejakulasi saat berhubungan seksual. Ejakulasi kadang-kadang merupakan hal yang tidak perlu diwaspadai namun ketika hubungan seksual Anda seringkali diakhiri dengan ejakulasi dini maka sebaiknya hal ini perlu diwaspadai dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ejakulasi dini dibagi menjadi dua, yaitu:

Ejakulasi dini sekunder yaitu ejakulasi dini yang dialami oleh seorang pria yang sebelumnya memiliki ejakulasi yang normal. Keadaan ini dapat disebabkan oleh:

  • Keadaan psikologis seperti stress, cemas , depresi atau konflik dengan pasangan seksual
  • Keadaan fisik seperti penyakit prostat, tekanan darah tinggi, diabtes, dll

Ejakulasi dini primer yaitu ejakulasi dini yang dialami pria sejak pertama kali melakukan hubungan seksual. Keadaan ini dapat disebabkan oleh:

  • Trauma akan pengalaman seksual seperti adanya pelecehan seksual
  • Kebiasaan masturbasi atau onani dengan cepat
  • Faktor biologis yaitu kepekaan penis yang bertambah
  • Pengasuhan latar belakang

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan ejakulasi dini. Untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebaiknya lakukan konsultasi denga dokter agar dokter dapat memeriksa keadaan kesehatan Anda terlebih dahulu sehingga dapat diberikan pengobatan yang tepat.

Penanganan yang bisa dilakukan antara lain:

1. Penanganan mandiri, seperti;

  • Melakukan teknik pengendalian ejakulasi
  • Melakukan relaksasi
  • Melakukan hubungan seksual dengan posisi wanita diatas
  • Mengambil nafas dalam-dalam ketika akan ejakulasi
  • Penggunaan kondom yang tebal

2. Penanganan dengan obat-obatan seperti:

  • Obat anestesi topikal yang digunakna sebelum melakukan hubungan seksual
  • Menggunakan obat antidepresan

3. Melakukan konseling dengan dokter

Olahraga merupakan aktivitas yang baik untuk kesehatan. Melakukan olahraga secara rutin dapat membuat tubuh menjadi semakin bugar. Namun, untuk penanganan ejakulasi dini primer sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Anda mengalami ejakulasi dini? jangan khawatir, ada lima cara yang mudah untuk mengatasi ejakulasi dini.  Ejakulasi dini atau ejakulasi prematur adalah kondisi dimana cairan mani yang persistensi, atau berulang dengan stimulai seksual minimal sebelum, pada, atau sesaat setelah penetrasi, dimana seseorang tersebut belum menginginkannya atau lebih awal dari yang diharapkan.

Hal ini, biasanya akan menyebabkan ketidakpuasan seksual pada pasangan.
Umumnya, ini terkait dengan keluhan psikologis, terutama kecemasan kinerja seksual dan perasaan bersalah.

Selain itu, beberapa penyebab lain ejakulasi dini, yakni, gangguan biologis seperti menderita disfungsi ereksi, gangguan pada hormon, gangguan tiroid, peradangan atau infeksi pada prostat atau uretra, dan cedera pada bagian kemaluan.
Nah, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini:

1. Ambil napas dalam-dalam
Mengambil napas dalam-dalam, merupakan salah satu bentuk terapi atau meditasi yang dapat membantu mengontrol gairah dan ketegangan yang menyebabkan ejakulasi dini.
Lalu, perhatikan apakah hal tersebut dapat menghindari ejakulasi dini atau tidak.
Cobalah untuk ambil napas dalam-dalam selama lima detik lalu hembuskan, dan lakukan berulang.
Anda bisa mencoba hal tersebut selama lima menit dengan irama yang benar, dapat membantu Anda saat bercinta.

2. Metode stop and start
Metode stop and start ini adalah metode dimana Anda bisa mencobanya untuk melakukan sendiri. Maksudnya, dengan melakukan masturbasi sendiri hingga mencapai orgasme.
Dengan begitu, Anda akan belajar untuk menahan orgasme lebih lama dari biasanya. Jika metode tersebut dilakukan, Anda bakal terbiasa untuk orgasme lebih lama dan menghilangkan ejakulasi dini sedikit demi sedikit.

3.    Metode squeeze
Metode ini bisa Anda lakukan dengan bantuan pasangan Anda. Caranya salah satu dari tangan Anda menekan pangkal ‘mister P’ pada saat akan orgasme.

4.    Latihan kegel
Latihan kegel tidak hanya diperuntukan bagi wanita, para pria pun bisa melakukan hal tersebut.
Tak ada metode yang lebih baik dari memperkuat daerah pinggul dan membuat otot pubococcygeus (otot PC) menjadi lebih kuat, dimana otot tersebut dapat membantu mengontrol ejakulasi.
Nah, untuk melakukan latihan kegel, Anda perlu mengepalkan dan melepaskan otot PC berulang kali selama 10 detik. Lakukan selama tiga kali dengan jeda waktu 10 detik diantaranya.

5.    Obat-obatan
Beberapa obat bisa menjadi pilihan Anda dalam mengatasi ejakulasi dini. Namun, sebelum mengonsumsinya, Anda harus berkonsultasi lebih dulu pada dokter untuk menghindari efek samping atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengertian Ejakulasi Dini

Definisi atau pengertian ejakulasi dini berubah dari waktu ke waktu. Sampai saat ini tidak ada definisi yang tetap tentang ejakulasi dini. Beberapa peneliti, terapis seks dan dokter menggunakan definisi yang berbeda dalam menjelaskan pengertian ejakulasi dini.

Ejakulasi adalah keluarnya air mani beserta sperma dari penis setelah mengalami stimulasi seksual baik dari pasangan maupun dari diri sendiri (masturbasi) yang diikuti dengan perasaan nikmat (orgasme). Ejakulasi yang terlalu cepat atau lebih cepat dari yang diinginkan disebut ejakulasi dini.
Sayangnya para ahli medis memiliki pendapat yang tidak sama mengenai seberapa cepat atau seberapa lambat ejakulasi sehingga disebut ejakulasi dini. Hal inilah yang melatarbelakangi banyaknya definisi yang berbeda tentang ejakulasi dini. Ada yang menghubungkannya dengan durasi (waktu), dan ada pula yang mengaitkannya dengan jumlah keluar masuk penis dari vagina.

Pada tahun 2008 International Society for Sexual Medicine merilis sebuah definisi baru Ejakulasi dini, Definisi tersebut diperoleh setelah berkonsultasi dengan 21 ahli yang diakui secara internasional, dan di peroleh pengertian ejakulasi dini sebagai berikut:
Ejakulasi dini adalah disfungsi seksual laki-laki yang ditandai dengan ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi sebelum atau dalam waktu sekitar satu menit setelah penetrasi vagina, dan ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina dengan konsekuensi pribadi yang negatif, seperti kesedihan, stres , frustrasi dan atau menghindari keintiman seksual.
Sementara itu, pengertian Ejakulasi Dini dari Wikipedia adalah suatu kondisi di mana seorang pria berejakulasi lebih awal dari dia dan/atau pasangannya harapkan. Lain lagi dengan Masters dan Johnson yang mendefinisikan Ejakulasi Dini sebagai kondisi di mana seorang pria berejakulasi sebelum pasangan seks nya mencapai orgasme, dimana hal tersebut terjadi pada lebih dari lima puluh persen hubungan seksual yang mereka lakukan.

Beberapa peneliti seks mendefinisikan ejakulasi dini terjadi jika pria berejakulasi dalam waktu dua menit setelah penetrasi dilakukan. Tetapi sebuah survei yang dilakukan oleh Alfred Kinsey pada tahun 1950 menunjukkan bahwa tiga perempat dari pria mengalami ejakulasi dalam waktu dua menit penetrasi pada lebih dari setengah kegiatan seksual mereka.

Saat ini, banyak terapis seks yang mendefinisikan ejakulasi dini sebagai ketidak mampuan mengontrol ejakulasi saat hubungan seksual terjadi dan berakibat mengganggu kesejahteraan emosional dalam salah satu satu atau kedua pasangan.

Penyebab ejakulasi dini ada beberapa hal diantaranya faktor fisik dan nonfisik. Kebanyakan pria mengalami ejakulasi dini setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Ejakulasi dini mungkin terjadi seumur hidup dan disebut ejakulasi dini primer, yang berarti bahwa seseorang telah mengalami ejakulasi dini sejak dia pertama kali melakukan hubungan seksual dengan orang lain. Selain itu, terdapat pula Ejakulasi dini sekunder yang berarti bahwa seorang pria sebelumnya tidak mengalami ejakulasi dini tetapi pada satu waktu mengalaminya.

Tidak Perlu Malu

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang umum terjadi pada pria. Mayoclinic menyebut ada sekitar 30% pria yang mengidap gangguan seksual ini, artinya 1 dari 3 pria yang anda jumpai di jalan adalah penderita ejakulasi dini.
Banyak pria merasa kehilangan harga diri setelah menderita ejakulasi dini. Marah karena tidak sejantan dulu lagi, malu karena tidak bisa memuaskan istri, dan takut pernikahan berantakan atau jadi tidak harmonis karena hubungan seksual terganggu.

Hal-hal seperti ini terjadi dan banyak dialami banyak pasangan suami istri. Jika metode penanganan yang dilakukan tidak tepat maka gangguan tidak bisa diselesaikan dan bukan tidak mungkin apa yang ditakutkan di atas akhirnya terjadi. Oleh karena itu setiap pria yang menderita ejakulasi yang terlalu cepat perlu segera bertindak dengan berusaha mencari penyebab dan segera menanganinya.
Jadi meskipun ejakulasi dini dapat menimbulkan masalah dalam rumah tangga, hal tersebut tidak berarti bahwa anda harus malu atau minder. Faktanya adalah anda tidak sendiri, ada jutaan pria lain di dunia ini yang memiliki nasib sama seperti anda.

Anda tidak sendiri sehingga anda tidak perlu malu, ejakulasi dini seperti halnya semua gangguan seksual lainnya bisa disembuhkan.

Tuesday, March 8, 2016

Cara Beli Produk

Kebanyakan dari masyarakat kita merasa tidak aman dan nyaman jika akan melakukan belanja OnLine, ini dikarenakan ada keraguan dan ketakutan, pertanyaannya adalah :

  • Apakah Penjualan lewat online itu bukan merupakan penipuan ?
  • Apakah barang yang dipesan benar-benar dikirim nantinya ?
  • Apakah barang pesanan nantinya sesuai dengan apa yang di infokan di websitenya ?
  • Apakah nanti uang sudah ditransfer tidak hilang, karena barang tidak pernah dikirimkan ?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang mungkin muncul pada calon konsumen lewat OnLine.

Di negara maju dan berkembang belanja online merupakan sebuah hal yang umum dikarenakan :

  • Belanja Online lebih praktis dan efisien, karena barang langsung diterima di tempat tujuan.
  • Belanja Online Menghemat waktu dan bebas dari kemacetan lalu lintas pada umumnya.
  • Belanja Online menjaga privacy konsumen karena barang tidak diketahui oleh orang lain dan barang langsung dikirim ke alamat, lewat jasa expedisi dan barang dikemas rapi untuk menjaga privacy konsumen

Yang perlu diketahui sebelum melakukan belanja Online adalah :

  • Legalitas perusahaan/penjual
  • Legalitas barang yang dijual
  • Alamat perusahaan/penjual

FOREDI Terdaftar & teruji RESMI di Badan Pengawasan Obat & Makanan (BPOM)

AMAN & LEGAL Terdaftar di BPOM!

No Register : POM TR 132.673.781


InfoEjakulasiDiniPria.blogspot.com adalah DISTRIBUTOR RESMI ONLINE  PT.ABE (situs www.abe-global.com) yang sudah memiliki Ijin Resmi Penjualan (SIUPL), memasarkan Produk Pasutri yang direkomendasikan BOYKE DIAN NUGRAHA dan Produk Kesehatan (Ijin resmi BPOM & DEPKES), Sudah berpengalaman melayani konsumen produk Pasutri PT.ABE Sejak Maret 2010

PAKET DIKIRIM MENGGUNAKAN JASA PENGIRIMAN POS/JNE SAMPAI KE ALAMAT ANDA


Bukti Pengiriman via JNE & Contoh Kemasan Paket Tertutup
Untuk menjaga privacy anda!


Anda Tidak Perlu Kawatir ORDER ONLINE dengan kami !Karena kami jamin BARANG PASTI KAMI KIRIM dan SAMPAI..!Semua pengiriman bisa dilacak STATUSNYA secara
Online melalui website jasa pengiriman
jika via POS Indonesia cek online di : www.posindonesia.co.idjika via JNE cek online di : www.jne.co.id
Simpanlah baik-baik NO RESI yang kami kirimkan via SMS
untuk mengetahui status paket anda..!
Jika kami kirim no resi hari ini
maka baru bisa cek online status sore hari / keesokan hari.



ORDER Melalui SMS :
1. Sebutkan berapa box Foredi
2. Sebutkan Nama Lengkap Anda
3. Sebutkan Alamat lengkap + Kode Pos
4. Sebutkan No. HP Anda
5. Pilih BCA / MANDIRI / BNI / BRI untuk Anda transfer
CONTOH :
Order 1 Box Foredi, Andika, Jl. Imam Bonjol No. 18, RT. 02 / RW. 01, Kel. Tegalrejo – Kec. Kaliwates, Jakarta – 16859
0812125785888 – Via BCA
Kirim ke no HP : 0852 222 69 003

  1. Selanjutnya kami akan mengirim SMS total harga + ongkos kirim + rekening bank.
  2. Konfirmasikan pembayaran anda setelah transfer : 
    CONTOH sms konfirmasi transfer :
    Sudah transfer Rp. 235.888 via BCA, 1 Box Foredi, Tgl. Transfer, dari Andika (Jakarta)kirim via SMS ke : 0852 03 81 81 81
  3. Paket dibungkus rapi ke Alamat Anda, Sehingga Privacy Anda Terjamin.

Silahkan catat baik-baik website dan HP kami untuk memudahkan anda saat order ulang.

SMS ORDER : 0852 222 69 003 PIN BB 5502DBE4

Pesan sekarang ! Puaskan Pasangan anda MALAM INI juga !